10 Brasserie, Bistro & Kafe Terbaik di Paris yang Wajib Anda Coba

Paris terkenal dengan brasserie, bistro, dan kafe ikoniknya, tempat sejarah, gastronomi, dan pesona Paris menyatu. Bersantap di salah satu brasserie terbaik di Paris bukan hanya tentang makanan enak, tetapi juga tentang merasakan suasana unik kota sambil melihat dan dilihat. Banyak tempat bersejarah ini telah melestarikan interior Art Deco yang indah dan keanggunan Paris tahun 1920-an, menjadikannya destinasi wajib kunjungan bagi setiap pecinta kuliner.

Tahukah Anda bahwa brasserie tradisional Paris dianggap sebagai saudara perempuan yang lebih besar dari bistro? Awalnya, brasserie adalah tempat pembuatan bir di mana bir yang baru diseduh disajikan di tempat. Saat ini, tempat-tempat klasik ini dikenal karena menyajikan masakan Prancis otentik, menjadikannya tempat yang sempurna untuk bersantai. makan siang atau makan malam di Paris. Harapkan hidangan favorit sepanjang masa seperti oeufs mayonnaise, steak frites, boeuf bourguignon, dan hidangan favorit lainnya. hidangan klasik Perancis, semuanya dipadukan dengan segelas anggur yang nikmat.

Paris mungkin dikenal sebagai Kota Cinta, tetapi kota ini juga layak menyandang gelar Kota Gastronomi. Baik Anda memilih brasserie bersejarah, bistro Prancis yang nyaman, atau salah satu kafe legendaris kota ini, Anda akan merasakan pengalaman bersantap ala Paris yang otentik dan terbaik. Duduklah seperti warga Paris sejati, nikmati hidangan tradisional Prancis, dan rasakan suasana beberapa kafe, bistro, dan brasserie terbaik di Paris. Mencari inspirasi kuliner lainnya? Jangan lewatkan panduan kami tentang... restoran terbaik di Paris.

Silakan dinikmati makanannya!

• Menyenangkan untuk dilakukan: Tiket Cruise on the Seine oleh Bateaux Parisiens (1 jam) →
• Kombinasi yang bagus: Tiket Museum Louvre + Menara Eiffel Lantai 2 atau Puncak →

Brasserie terbaik di Paris
Brasserie terbaik di Paris
Bistro dan kafe terbaik di Paris
Bistro dan kafe terbaik di Paris

Rencanakan perjalanan wisata kota Anda berikutnya ke Paris!

• Temukan favorit kami hotel di Paris untuk masa inap yang menyenangkan
• Pesan tempat Anda tiket, tur & atraksi di Tiqets.com
• Dingin acara, konser (Candlelight) & pertunjukan di Feverup.com
• Pesan tempat Anda penerbangan ke Paris di Booking.com
• Rental Mobil ke taksi bandara di Booking.com
• Pesan parkir murah di Parclick.com

Bistro terbaik, brasserie klasik, dan kafe terkenal di Paris
    Tambahkan header untuk mulai membuat daftar isi

    1. La Coupole: brasserie klasik terkenal di Montparnasse (ke-14)

    Brasserie terkenal dan terbaik lainnya di Paris adalah La Coupole, yang terletak di Boulevard Montparnasse. Didirikan pada tahun 1927 dengan kapasitas tidak kurang dari 500 tempat duduk. La Coupole dulunya merupakan tempat pertemuan bagi para seniman dan pecinta seni. Picasso, Jean-Paul Sartre, dan Simone de Beauvoir adalah tamu tetapnya. Benar-benar sebuah konsep di Paris dan permata art deco. Terutama pilar-pilar dengan lukisan-lukisannya sangat indah. Jadi jangan lupa untuk mampir jika Anda berada di dekat Montparnasse. Atau nikmati makan siang atau makan malam di teras yang indah. Di La Coupole, ini juga tentang melihat dan dilihat. 

    102 Boulevard du Montparnasse, 75014 Paris | Lacoupole-paris.com →

    2. Café de Flore: salah satu kafe terbaik di Paris (ke-6)

    Ah, Café de Flore! Jangan hanya sekadar minum kopi di Café de Flore. Salah satu kedai kopi tertua tempat Anda dapat menghidupkan kembali suasana otentik Paris abad ke-20. Café de Flore dibuka pada tahun 1880. Sebuah brasserie klasik di Paris dengan interior art deco yang tetap tidak berubah hingga hari ini. Banyak selebriti dan turis datang ke sini untuk menikmati minuman atau makan siang. Masuk saja dan siapa tahu, Anda mungkin bertemu Simone de Beauvoir, Jean-Paul Sartre, atau Picasso. Tentu saja tidak murah, tetapi yang terpenting adalah menikmatinya. Anda berada di salah satu kafe terbaik dan paling terkenal di Paris.

    172 Boulevard Saint-Germain, 75006 Paris | Cafedeflore.fr →

     

    3. Terminus Nord: permata art deco di seberang Gare du Nord (ke-10)

    Terletak di seberang Gare du Nord yang megah, brasserie ikonik ini didirikan pada tahun 1925 dan secara sempurna mewujudkan semangat Art Deco. Meskipun terutama mengkhususkan diri dalam hidangan laut dan sauerkraut, Brasserie Terminus Nord juga menawarkan masakan Prancis tradisional. Hidangan ikonik seperti vol-au-vent, steak sirloin dengan flambé lada cognac, dan steak daging sapi muda disiapkan dengan dedikasi yang sama terhadap kualitas dan keaslian. Brasserie Terminus Nord adalah bagian dari jaringan Brasserie FLO, yang juga mencakup Le Bofinger dan La Coupole.

    23 Rue de Dunkerque, 75010 Paris | Terminusnord.com →

    4. Bistro Les Arlots: Penghargaan Fooding untuk pure sosis terbaik (ke-10)

    Les Arlots adalah bistro Prancis yang ramai dan tak lekang oleh waktu di Paris dengan suasana yang sangat nyaman. Chef Thomas Brachet (sebelumnya dikenal dari Beef Club) kembali ke esensi dengan hidangan lezat dan pilihan anggur yang cermat. Menunya mencakup mousseline lembut dan sosis buatan sendiri, asparagus putih dengan saus vinaigrette ala gribiche, atau fillet ikan mullet merah dengan thyme. Bahkan, bistro di arondisemen ke-10 ini berhasil meraih penghargaan Fooding untuk saucisse purée terbaik pada tahun 2017. Dan kami hanya bisa mengkonfirmasi hal ini. Reputasi yang kini telah menyebar ke seluruh Paris. Sebuah bistro yang menyenangkan untuk dijelajahi, dengan suasana yang ramah dan santai.

    136 Rue du Faubourg Poissonnière, 75010 Paris | Facebook.com/lesarlots →

    5. Bofinger: brasserie tertua di Paris dengan dekorasi Art Nouveau (ke-4)

    Bofinger adalah salah satu brasserie tertua dengan dekorasi Art Nouveau yang memperkenalkan masakan Alsace kepada warga Paris. Didirikan pada tahun 1864 oleh Frederic Bofinger, tempat ini merupakan tempat pertama di Prancis yang menyajikan bir dalam bentuk draft. Selama bertahun-tahun, Bofinger telah menyambut banyak tokoh terkenal, termasuk Gene Kelly dan banyak presiden Prancis. Menunya menampilkan spesialisasi regional seperti Flammekueche (tarte flambée: sejenis pizza ala Alsace dengan kerak tipis, dihiasi dengan bacon, crème fraîche, dan bawang bombai), sauerkraut, dan schnitzel. Tetapi juga pilihan hidangan klasik Prancis lainnya yang dibuat dengan bahan-bahan segar. Selain itu, hidangan penutup yang lezat seperti profiteroles yang dihiasi cokelat, soufflé Grand Marnier, atau bahkan pancake Suzette yang dibakar.

    5-7 Rue de la Bastille, 75004 Paris | Bofingerparis.com →

    Brasserie klasik tertua di Paris
    Brasserie klasik tertua di Paris
    Dari Bofinger hingga Café de Flore
    Dari Bofinger hingga Café de Flore

    6. Bistrot Paul Bert: sebuah bistro klasik Paris (ke-11)

    Dikelola oleh Bertrand Auboyneau dan Gwénaëlle Cadoret, Le Paul Bert lebih dari sekadar bistro biasa. Ini adalah tempat di mana keramahan dan masakan berkualitas tinggi berpadu. Hidangan Prancis yang kaya dan lezat dengan sentuhan klasik, disiapkan tanpa ribet. Semuanya segar dan lezat: mulai dari steak wajib dengan saus béarnaise hingga tenderloin dengan saus lada, salad yang lezat, dan baba dengan (ekstra) rum. Wajib dikunjungi di arondisemen ke-11 Paris.

    18 Rue Paul Bert, 75011 Paris | Bistrotpaulbert.fr →

    7. Les Deux Magots: institusi ikonik di Paris (ke-6)

    Sebagai sebuah institusi di Paris, Café Les Deux Magots terus menjadi tempat pertemuan yang terkenal bagi para penulis, berbaur dengan wisatawan dari seluruh dunia. Terletak di Place Saint-Germain-des-Prés dengan pemandangan gereja yang indah. Suasananya tradisional dan khas Paris dengan pelayan berseragam hitam putih, kursi merah, dan meja mahoni. Kunjungan ke kafe ikonik dan terkenal di Paris ini selalu menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Lebih baik jangan terlalu memperhatikan harga di sini. Menarik untuk diketahui: nama "Les Deux Magots" berasal dari merek toko yang dulunya berada di lokasi yang sama.

    6 Tempat Saint-Germain des Prés, 75006 Paris | Lesdeuxmagots.fr →

    8. Café Procope: kafe tertua di Paris (ke-6)

    Terletak di jantung distrik Saint-Germain, Café Procope adalah kafe tertua di Paris. Dibuka pada tahun 1686 oleh koki Sisilia Procopio Cutò, kafe ini merupakan pusat komunitas seni dan sastra Paris. Sebuah tempat dengan sejarah yang kaya dan dekorasi yang tetap utuh. Beberapa pengunjung terkenal Le Procope antara lain Balzac, Victor Hugo, dan Napoleon. Hanya untuk menyebutkan beberapa. Bahkan hingga saat ini, pesona Le Procope menarik para seniman terbesar dunia yang datang untuk menikmati hidangan spesial seperti coq au vin, kepala sapi muda dalam casserole, atau millefeuille tradisional. Dan semua ini dalam suasana yang indah. Pemesanan tempat terlebih dahulu sangat diperlukan.

    13 Rue de l'Ancienne Comédie, 75006 Paris | Procope.com →

     

    9. Brasserie Lipp: lebih dari 135 tahun sejarah (ke-6)

    Brasserie Lipp juga merupakan nama yang familiar di kalangan pecinta Paris. Sebuah brasserie otentik dan ikonik di Saint-Germain-des-Prés selama lebih dari 135 tahun. Sejak didirikan pada tahun 1880 oleh Léonard Lipp, Brasserie ini telah menikmati reputasi sastra dan politik yang solid. Anda dapat mengunjungi tempat ini untuk menikmati hidangan tradisional seperti Choucroute yang lezat dengan Riesling atau Andouillette. Nikmati makanan yang lezat, tetapi terutama suasana dan keramaian yang menyenangkan yang selalu ada. Menarik untuk diketahui: mereka juga memiliki bir sendiri yang rasanya tidak buruk sama sekali!

    151 Bd Saint-Germain, 75006 Paris | Brasserielipp.fr →

    10. Chez Janou: Bistro Paris dengan masakan Prancis selatan (ke-3)

    Bistro Chez Janou di Paris terletak di jantung distrik Marais, tersembunyi di jalan samping yang tenang. Bistro yang sangat bagus ini membanggakan pengaruh masakan Prancis selatan dan dekorasi art deco yang orisinal. Cobalah sepiring ratatouille dingin, sayuran isi ala Provence, ikan bass laut panggang dengan pesto, risotto gandum, atau kerang. Dan pastikan untuk menyisakan tempat untuk mousse cokelat mereka yang lezat. Reservasi sangat disarankan karena tempat ini sangat populer.

    2 Rue Roger Verlomme, 75003 Paris | Chezjanou.com →

    Suasana istimewa, dekorasi antik, dan hidangan ala nenek menjadikan brasserie dan kafe di Paris ini tempat yang unik dan tak boleh dilewatkan. Di sinilah, terkadang lebih dari 100 tahun yang lalu, tempat pembuatan bir paling legendaris lahir.

    Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) tentang brasserie, bistro, dan kafe terbaik di Paris.

    1. Apa perbedaan antara brasserie, bistro, dan kafe?
    Pertanyaan bagus! Brasserie adalah restoran ramai yang menyajikan makanan tradisional Prancis sepanjang hari. Bistro lebih kecil, lebih nyaman, dan biasanya lebih fokus pada makanan rumahan. Kafe adalah tempat santai untuk minum kopi, menikmati kue-kue, dan mengamati orang, meskipun banyak juga yang menyajikan makanan ringan.

    2. Benarkah warga Paris menghabiskan waktu seharian di kafe?
    Ya, dan dengan bangga! Kafe adalah bagian penting dari budaya Paris. Baik itu kopi pagi, aperitif sore hari, atau sekadar tempat untuk membaca koran, penduduk setempat senang berlama-lama di meja trotoar.

    3. Apa hidangan yang wajib dicoba di brasserie tradisional?
    Anda tidak akan salah memilih steak-frites, sup bawang, bebek confit, atau moules marinières (kerang dalam anggur putih). Brasserie sering menyajikan hidangan Prancis klasik yang lezat, selalu dengan roti segar sebagai pendampingnya.

    4. Bisakah saya memesan kopi saja dan duduk berjam-jam?
    Tentu saja. Di kafe, sudah biasa memesan satu minuman dan berlama-lama di sana sesuka hati. Itu bagian dari pengalamannya! Hanya saja jangan mengharapkan pelayanan cepat, berlama-lama adalah bagian dari daya tariknya.

    5. Apakah bistro lebih terjangkau daripada brasserie?
    Seringkali, ya. Bistro cenderung lebih kecil, lebih lokal, dan sedikit lebih murah. Tetapi Anda dapat menemukan berbagai harga di keduanya, mulai dari yang ramah di kantong hingga yang mahal.

    6. Apakah tempat-tempat ini merupakan tempat wisata atau tempat wisata lokal?
    Keduanya! Beberapa tempat terkenal di dunia (dan agak mahal), sementara yang lain adalah permata tersembunyi di lingkungan sekitar. Jika Anda berjalan beberapa blok dari tempat-tempat terkenal utama, Anda sering kali akan menemukan tempat-tempat favorit lokal yang lebih otentik.

    7. Apakah saya boleh makan sendirian di kafe atau bistro?
    Tentu saja. Warga Paris sering makan sendirian, ditemani buku, jurnal, atau sekadar merenung. Ini adalah cara yang luar biasa untuk menikmati suasana kota.

    8. Apakah saya perlu memberi tip?
    Memberi tip tidak wajib di Prancis, biaya layanan sudah termasuk dalam tagihan. Namun, memberikan tip satu atau dua euro untuk pelayanan yang baik selalu dihargai.

    9. Apakah tempat-tempat ini buka sepanjang hari?
    Kafe sering buka lebih awal dan beroperasi sepanjang hari. Brasserie juga demikian. Bistro mungkin tutup antara waktu makan siang dan makan malam, jadi periksa jam operasionalnya jika Anda berencana makan di tengah sore.

    10. Adakah kiat etiket untuk yang pertama kali datang?
    Ucapkan “bonjour” saat masuk dan “merci, au revoir” saat keluar. Tunggu sampai dipersilakan duduk kecuali jika itu kafe pinggir jalan yang santai. Dan jangan berharap bisa membagi tagihan menjadi 10 orang, itu bukan kebiasaan di Prancis.

    Kiat bonus: Jika memungkinkan, duduklah di luar, warga Paris sangat menyukai tempat duduk di teras, bahkan di musim dingin. Dan jangan pernah terburu-buru menikmati pengalaman tersebut. Baik itu segelas anggur atau kopi krim, perlambat dan nikmati, seperti penduduk setempat.

    Bagikan artikel ini